Contoh Tesis Manajemen Keuangan

Contoh Tesis Manajemen Keuangan : Pengaruh Risiko Pasar Terhadap Required Return Saham Telkom dan Saham Astra International di Bursa Efek Jakarta, 2000 – 2004

Investasi pada aktiva keuangan, terutama dalam bentuk sekuritas saham, memiliki faktor ketidakpastian yang lebih besar jika dibandingkan dengan investasi pada aktiva riil, dalam hal terjadinya arus kas di waktu yang akan datang. Di sisi lain, investasi pada saham memiliki potensi return (imbalhasil) yang lebih besar daripada investasi pada aktiva riil, sebanding dengan tingkat risiko yang menyertainya. Secara aksiomatik, semakin besarnya return yang diharapkan dari suatu investasi akan diiringi pula oleh semakin besarnya risiko, begitu pula sebaliknya (Irfani, 1992). Argumentasinya adalah bahwa kedua hal tersebut, yaitu return (imbalhasil) dan risiko, sama-sama terbentuk oleh senjangan fluktuasi harga saham yang bersangkutan, baik secara eventual maupun secara periodik.

Berpangkal dari uraian diatas, dalam studi ini akan dianalisis pengaruh antara risiko pasar dan kinerja saham Telkom serta saham Astra Internasional. Mengingat bahwa kedua saham yang diteliti ini termasuk dalam kategori saham-saham unggulan yang diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta, maka secara hipotetik, dapat diduga adanya pengaruh risiko pasar terhadap required return kedua saham tersebut.

Read More Contoh Tesis Manajemen Keuangan

Contoh Tesis Manajemen Keuangan : Pengendalian Manajemen Kas Terhadap Likuiditas Perusahaan Pada CV. Mentari Makassar

Dalam melaksanakan kegiatan perusahaan CV. Mentari mempunyai tujuan utama adalah mencari laba. Untuk itu diperlukan pengendalian kas yang terkait dengan likwiditas yang harus terjalin dengan baik. Likuiditas suatu perusahan menunjukkan kemampuan perusahaan dalam rangka memenuhi kewajiban keuangan finansial dalam jangka waktu pendek.

Likwiditas perusahaan baru terjamin apabila alat-alat likwid yang meliputi kas piutang dan persediaan serta surat-surat berharga yang tersedia dan dapat dipergunakan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek. Perusahaan yang kurang memperhatikan alat-alat likuidnya akan mengakibatkan ketidaklancaran organisasi perusahaan, sebaliknya jika perusahaan terlalu mempertinggi likuiditasnya maka mengakibatkan keuntungan yang hendak dicapai semakin menurun.

Upaya pengendalian manajemen kas dalam mengukur likuiditas suatu perusahaan perlu penyajian laporan keuangan, sebab data dan informasi tentang perusahaan terdapat dalam suatu laporan keuangan.

Read More

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s